China Siap Jegal Zoom Meeting

Seiring kebutuhan meeting dan kebutuhan komikasi yang meningkat akan tetapi karena pandemi COVID-19 sedang menjalar Zoom Meeting menjadi aplikasi yang sangat diminati. Namun dengan menigkatnya pengguna Zoom bukan berarti bisa tenang-tenag, seperti pepatah semakin besar pohon semakin besar pula angin yang menerjang. China memanfaatkan peluang selama pandemi COVID-19 memunculkan beberapa pesaing yang terbilang sudah cukup besar.
 
Aplikasi yang DingTalk kepunyaan Alibaba dan VooV yang didukung oleh Tencent. Kedua layanan video conference itu bisa dikatakan sudah memeiliki pelanggan yang dibilang besar. Dikutip dari BBC, DingTalk samapi sekarang sudah lebih dari 10 juta pengguna dan organisasi dan lebih dari 120 juta siswa diseluruh China. 
 
Bukan China namanya bila tidak ada sesuatu yang bisa dilakukan walaupun sedang kondisi dunia lagi terhimpit oleh Covid-19. Dengan melihat imbauan untuk bekerja dan belajar dari rumah tentu berpengaruh pada jumlah pengguna DingTalk untuk pasar Asia, Jepang, Singapura, Hong Kong. Platform tersebut sudah tersedia untuk bahasa China, Jepang dan sudah Bahasa Inggris juga yang tentu menambah kemudahan untuk para penggunanya. Ditunjang oleh dukungan yang bisa memuat lebih dari 300 peserta tentu membuat webbinar bisa dilakukan dan menarik kelebihan lagi dari para pengguna.
 
 
 
Dikutip dari detik.com